Masa Bakti Ketua HMI Aceh Timur Berakhir, Afrizal: Amanah Telah Ditunaikan, Perjuangan Terus Berlanjut
![]() |
| Afrizal serah LPJ. |
ACEH TIMUR | TIMUTODAY.COM — Masa bakti Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Timur periode 2025–2026 resmi berakhir. Ketua Umum HMI Cabang Aceh Timur, Afrizal, mengakhiri masa kepemimpinannya bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) IV HMI Cabang Aceh Timur, yang berlangsung pada 9–10 Agustus 2026.
Berakhirnya masa bakti tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi, sekaligus ruang evaluasi terhadap berbagai program, capaian, dinamika, dan proses kaderisasi yang telah dijalankan selama satu periode kepengurusan.
Selama memimpin HMI Cabang Aceh Timur, Afrizal bersama jajaran pengurus menjalankan berbagai agenda organisasi, mulai dari penguatan kaderisasi, kegiatan sosial, silaturahmi dan komunikasi dengan pemerintah daerah, kegiatan kemahasiswaan, hingga pelaksanaan agenda perkaderan tingkat nasional.
Salah satu capaian yang menjadi catatan penting dalam periode kepemimpinannya adalah terlaksananya Intermediate Training (Latihan Kader II/LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional di Aceh Timur.
Pelaksanaan LK II tersebut menjadi momentum bersejarah bagi HMI Cabang Aceh Timur karena merupakan pelaksanaan LK II untuk pertama kalinya sejak cabang tersebut berdiri pada 2019.
Selain agenda perkaderan, HMI Cabang Aceh Timur juga berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, alumni HMI, organisasi kepemudaan, serta elemen masyarakat.
Namun, Afrizal mengakui bahwa perjalanan satu periode kepemimpinan tidak terlepas dari kekurangan dan dinamika organisasi. Perbedaan pandangan, kritik, maupun persoalan internal, menurutnya, merupakan bagian dari proses pendewasaan organisasi.
“Saya menyadari selama menjalankan amanah sebagai Ketua Umum tentu ada kekurangan dan kesalahan. Tidak ada kepemimpinan yang sempurna. Namun, saya telah berusaha memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki untuk HMI Cabang Aceh Timur.”
Afrizal menegaskan, berakhirnya masa jabatan sebagai Ketua Umum bukan berarti berakhir pula pengabdiannya kepada HMI.
Menurutnya, seorang kader HMI tidak hanya diuji ketika menerima amanah kepemimpinan, tetapi juga ketika harus melepaskan amanah tersebut secara bertanggung jawab dan memberikan ruang kepada generasi berikutnya untuk melanjutkan perjuangan organisasi.
“Hari ini saya mungkin mengakhiri masa bakti sebagai Ketua Umum, tetapi saya tidak pernah mengakhiri pengabdian sebagai kader HMI. Amanah kepemimpinan ada batas waktunya, tetapi perjuangan dan pengabdian kepada HMI, umat, dan bangsa harus terus berjalan.”
Pada kesempatan tersebut, Afrizal juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader, pengurus, senior, alumni, komisariat, serta seluruh pihak yang selama masa kepemimpinannya berinteraksi dengan HMI Cabang Aceh Timur.
“Saya memohon maaf atas segala kekurangan, baik dalam perkataan, sikap maupun kebijakan selama saya menjalankan amanah. Terima kasih kepada seluruh kader dan pengurus yang telah membersamai perjalanan ini. Tanpa kalian, tidak mungkin roda organisasi dapat berjalan.”
Konfercab IV HMI Cabang Aceh Timur menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus forum tertinggi organisasi di tingkat cabang untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan dan menentukan arah organisasi ke depan.
Afrizal berharap siapapun yang nantinya menerima amanah sebagai Ketua Umum HMI Cabang Aceh Timur dapat melanjutkan berbagai hal baik yang telah dibangun sekaligus melakukan perbaikan demi memperkuat organisasi dan kaderisasi.
“Saya berharap estafet kepemimpinan ini dapat melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa HMI Cabang Aceh Timur menjadi lebih baik. Jangan melihat pergantian kepemimpinan sebagai akhir dari sebuah perjalanan, tetapi sebagai awal dari babak baru perjuangan HMI.”
Dengan berakhirnya masa bakti periode 2025–2026, Afrizal menyatakan siap kembali menjadi bagian dari keluarga besar kader HMI dan memberikan kontribusi sesuai kapasitasnya.
“Terima kasih atas kepercayaan, kebersamaan, kritik, dukungan, dan seluruh proses yang telah kita lalui. Saya pamit dari amanah sebagai Ketua Umum, tetapi saya tidak pamit dari perjuangan HMI.”
Konfercab IV HMI Cabang Aceh Timur diharapkan menjadi momentum konsolidasi, evaluasi, dan regenerasi yang sehat bagi organisasi, sekaligus menjadi titik awal bagi kepemimpinan baru dalam menghadapi tantangan HMI, dunia kemahasiswaan, serta persoalan umat dan bangsa di masa mendatang.
Baca Juga:

Posting Komentar