Fauzi Desak Rico Waas Serius Benahi Parkir dan Lampu Jalan di Kota Medan
![]() |
| Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi |
MEDAN |TIMUTODAY.COM -- Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi, mendesak Wali Kota Medan Rico Waas agar segera membenahi sistem parkir dan mempercepat perbaikan lampu penerangan jalan yang padam di berbagai wilayah Kota Medan.
Menurut Fauzi, hingga kini persoalan parkir masih menjadi keluhan utama masyarakat. Ia menilai praktik pungutan parkir yang melebihi tarif resmi masih marak terjadi, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp4.000 untuk mobil.
"Tim Cakrawala memang terus turun ke lapangan, namun faktanya persoalan parkir tetap terjadi. Penindakan yang dilakukan selama ini terkesan hanya seremonial, sementara masyarakat terus dirugikan. Bahkan masih ada kasus kehilangan sepeda motor di lokasi parkir tepi jalan," ujar Fauzi, Rabu (5/8/2026).
Selain persoalan parkir, Fauzi juga menyoroti banyaknya lampu jalan yang padam. Menurutnya, hampir di setiap kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Sosper) maupun reses, warga selalu menyampaikan keluhan tersebut karena dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Warga takut beraktivitas pada malam hingga dini hari karena kondisi jalan gelap. Bahkan ada yang khawatir pergi salat Subuh karena takut menjadi korban kejahatan jalanan," katanya.
Fauzi menilai Wali Kota Medan perlu memberikan perhatian lebih terhadap kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) agar persoalan-persoalan mendasar tersebut segera ditangani.
Di sisi lain, ia juga menyoroti informasi yang beredar terkait sejumlah proyek dan pengadaan di Dishub Kota Medan yang disebut-sebut menjadi perhatian publik karena diduga berpotensi menimbulkan praktik korupsi.
"Informasi mengenai proyek strategis yang diduga telah dikondisikan maupun pengadaan yang rentan penyimpangan hingga kini belum mendapat penjelasan resmi dari Wali Kota maupun Kadishub," ujarnya.
Fauzi menegaskan Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan akan mengawal persoalan tersebut dan mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Inspektorat melakukan audit terhadap seluruh pekerjaan di Dishub Kota Medan guna memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
Ia juga meminta Wali Kota Medan tidak hanya mengandalkan laporan dari jajarannya, melainkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar terlaksana.
"Yang paling utama adalah kepentingan masyarakat. Jangan sampai laporan yang diterima hanya bersifat Asal Bapak Senang (ABS), sementara kondisi di lapangan berbeda," tegas Fauzi.

Posting Komentar