Medco E&P Malaka Blok A Raih Penghargaan Perusahaan Tanggap Bencana
BANDA ACEH | TIMUTODAY.COM - PT. Medco E&P Malaka meraih penghargaan Serambi Award 2026, sebagai perusahaan migas yang tanggap bencana, dalam merespon kemanusiaan di Aceh.
Penyerahan award itu dilakukan serahkan langsung oleh Pemimpin Serambi Indonesia Firdaus Darwis, dan Pemimpin Redaksi Harian Serambi Zainal Arifin M.Nur serta diterima langsung oleh General Manager PT. Medco E&P Malaka Tutu Paniji, di Gedung ACC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala (USK), Sabtu (29/8/2026) malam.
General Manager PT. Medco E&P Malaka Tutu Paniji, berterima kasih kepada Serambi Indonesia memberikan award ini, pihak Medco E&P Malaka berbangga karena menjadi perusahaan yang peduli terhadap masyarakat dan meletakkan sisi kemanusiaan di urutan pertama.
"Kami sangat banggga kembali menerima penghargaan bergengsi Serambi Award 2026 ini, kali ini temanya gebrakan sang pemimpin jadi kita mendapatkan karena gebrakan kita dalam menyikapi bencana Hidrometereologi kemarin," tuturnya.
Total 75 penerima award 2026 diserahkan secara langsung dan Medco E&P Malaka salah satunya. Penerima award ini terdiri perusahaan migas, perusahaan pupuk, perbankan, hingga perkebunan. Juga Pemerintah, Legislatif hingga eksekutif
Medco mendapatkan Award 2026, dengan tema Gebrakan Sang Pemimpin karena menjadi pelopor dalam membantu korban banjir di Aceh.
Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada Desember 2025 tidak sekedar menyisakan genangan air setinggi dua meter dan kerusakan infrasturktur, tetapi juga gangguan jalur distribusi logistik, sumber air bersih, fasilitas kesehatan, hingga trauma yang membayang di wajah anak-anak.
Di tengah situasi kritis tersebut, respon cepat menuntut lebih dari sekedar retorika. Komitmen nyata diuji lewat kecepatan bertindak dan ketepatan membaca kebutuhan di lapangan.
Langkah inilah yang ditunjukkan oleh PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dalam mendukung berbagai upaya penanganan darurat hingga pemulihan di Kabupaten Aceh Timur.
Banjir yang sempat melumpuhkan jalur darat Aceh Timur, menyebabkan distribusi bantuan sempat berada di titik nadir. Menunggu air surut bukanlah pilihan ketika kebutuhan masyarakat harus segera dipenuhi. Menyikapi urgensi ini, Medco E&P mengambil langkah taktis dengan memindahkan jalur suplai dari darat ke udara.
Berkoordinasi dengan Kantor Pusat di Jakarta, Medco E&P mendatangkan langsung logistik dari Jakarta dengan menggunakan pesawat kargo yang mendarat di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe.
Langkah ini diambil demi memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar lokal Aceh Timur tidak terganggu akibat kepanikan massal pascabencana.
Manager Field Relation Medco E&P Malaka, Hendarsyah, menegaskan bahwa kepedulian ini berakar dari hubungan erat antara perusahaan dan masyarakat setempat.
Medco secara khusus mendatangkan seluruh logistik dari Jakarta untuk memastikan pasokan kebutuhan warga setempat tidak terganggu, mengingat saat itu banyak wilayah Aceh Timur tengah fokus pada pemulihan pascabencana.
Tak berhenti di situ, persoalan pasca banjir kerap kali lebih kompleks ketimbang saat banjir itu sendiri. Ketika air mulai surut, lumpur dan material sisa menyisakan blokade jalan yang mengisolasi warga.
Bergerak sejak 2 Desember 2025, kolaborasi Medco, BPMA, dan Pemkab Aceh Timur mengerahkan puluhan alat berat ke episentrum bencana.
Sebanyak 12 unit excavator, empat bulldozer, tiga backhoe loader, enam grader, dan dua dump truck dikerahkan serentak.

Posting Komentar