Restorasi DAS Peusangan Dimulai, 250 Ribu Pohon Siap Hijaukan Hulu Aceh
![]() |
| Gajah jinak ikut tanam pohon di Bener Meriah |
BENER MERIAH | TimuToday.com – Upaya pemulihan ekosistem di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Aceh, mulai dilaksanakan melalui program penanaman 250 ribu bibit pohon di kawasan hulu yang mengalami kerusakan.
Program restorasi ini tidak hanya bertujuan memulihkan tutupan hutan pascabencana, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi konflik antara manusia dan gajah Sumatra di bentang alam Peusangan.
Kerusakan hutan di DAS Peusangan dinilai semakin mengancam keseimbangan ekosistem serta meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di kawasan hulu Aceh. Kondisi tersebut diperparah oleh alih fungsi lahan yang menyebabkan berkurangnya tutupan hutan dan menurunnya kualitas habitat satwa liar.
Sebagai bagian dari program restorasi yang didampingi WWF-Indonesia, penanaman 250 ribu bibit pohon dilakukan secara bertahap. Penanaman perdana sekitar dua ribu bibit dilaksanakan di kawasan Conservation Response Unit (CRU) DAS Peusangan, Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini melibatkan puluhan relawan, pegiat lingkungan, masyarakat, serta sejumlah konten kreator dan influencer.
Inisiator gerakan restorasi, Jerhemy Owen, mengatakan program tersebut berangkat dari keprihatinan atas bencana banjir dan tanah longsor besar yang melanda Aceh pada akhir tahun lalu. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kawasan hulu dan daerah aliran sungai melalui upaya rehabilitasi hutan guna mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
Selain meningkatkan tutupan hutan, program restorasi juga difokuskan pada pemulihan habitat gajah Sumatra.
Tim menanam berbagai jenis tanaman pakan yang disukai gajah agar ketersediaan pakan tetap terjaga di dalam kawasan hutan. Sementara pada sejumlah titik ditanam tanaman yang tidak disukai gajah sebagai penghalang alami untuk mengurangi pergerakan satwa menuju permukiman dan lahan pertanian warga.
Jurnalis: Barid.

Posting Komentar