Produksi Migas Melonjak, Saham Medco (MEDC) Ditargetkan Tembus Rp1.700
![]() |
| Ist. Net |
JAKARTA | Timutoday.com – Prospek PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dinilai semakin positif seiring meningkatnya produksi minyak dan gas (migas), ekspansi bisnis gas, serta kontribusi sektor ketenagalistrikan yang terus bertumbuh. Kondisi tersebut mendorong analis mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga saham MEDC sebesar Rp1.700 per saham.
Berdasarkan riset MNC Sekuritas tertanggal 15 Juli 2026, peningkatan produksi migas menjadi faktor utama yang memperkuat prospek pertumbuhan Medco. Pada kuartal I 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar US$668 juta, naik 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan tersebut didorong oleh lonjakan produksi migas sebesar 18,1%, menyusul peningkatan kepemilikan di Corridor PSC serta dimulainya produksi dari lapangan Forel dan Terubuk.
Selain sektor migas, bisnis kelistrikan juga mencatat kinerja positif. Penjualan listrik mencapai sekitar 1.063 GWh, meningkat 20,8% secara tahunan berkat meningkatnya utilisasi pembangkit dan ekspansi pembangkit listrik berbahan bakar gas.
Dari sisi profitabilitas, Medco membukukan laba bersih sebesar US$67 juta, melonjak 282,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini turut didukung kontribusi dari investasi perseroan di PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Meski demikian, margin kotor mengalami sedikit tekanan akibat meningkatnya biaya operasional dari tambahan aset dan fase awal produksi lapangan baru.
Analis menilai, kombinasi pertumbuhan produksi, diversifikasi bisnis energi, serta prospek ekspansi ke depan menjadi katalis positif bagi kinerja Medco dalam jangka menengah.
Sumber: KONTAN.co.id, "Produksi Migas Melonjak, Saham Medco (MEDC) Ditargetkan di Harga Rp1.700", diterbitkan 15 Juli 2026.

Posting Komentar