Pendekatan Humanis Satgas Pamtas Berbuah Hasil, Warga Temajuk Serahkan Senjata Rakitan Secara Sukarela
SAMBAS | TimuToday.com – Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani kembali membuahkan hasil. Seorang warga Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, secara sukarela menyerahkan satu pucuk senjata rakitan jenis Bowman beserta dua butir munisi kepada personel Pos Gabma Temajuk, Senin (27/7/2026).
Penyerahan senjata tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang dilaksanakan personel Pos Gabma Temajuk bersama Tentera Diraja Malaysia (TDM) sehari sebelumnya, Minggu (26/7/2026). Dalam kegiatan itu, personel memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta larangan kepemilikan senjata api ilegal, sekaligus mengajak warga menyerahkan senjata secara sukarela.
Warga berinisial HWN (68) akhirnya bersedia menyerahkan senjata rakitan jenis Bowman beserta dua butir munisi yang selama ini disimpannya. Senjata tersebut diketahui pernah digunakan untuk berburu.
Komandan Pos Gabma Temajuk, Letda Arm Muhammad Yasser Nimitz, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komunikasi yang baik serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Satgas Pamtas di wilayah perbatasan.
"Penyerahan senjata ini menjadi bukti bahwa pendekatan persuasif, komunikasi yang baik, dan kehadiran TNI di tengah masyarakat mampu membangun kepercayaan. Kami mengapresiasi kesadaran masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata demi terciptanya situasi perbatasan yang aman dan kondusif," ujarnya.
Menurutnya, Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani akan terus mengintensifkan kegiatan pembinaan teritorial dan komunikasi sosial sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di kawasan perbatasan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya kepemilikan senjata api ilegal maupun barang-barang terlarang lainnya.
Melalui sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan wilayah perbatasan RI–Malaysia tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga mampu mendukung stabilitas keamanan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan. (Rls)

Posting Komentar