Istri Bupati Al-Farlaky Antar Irfan ke Dayah Amal Peureulak untuk Pemulihan dan Pendidikan
![]() |
| Ayah Harmis Terima kehadiran Irfan dan rombongan Istri Bupati Al-Farlaky di Dayah Amal Peureulak, Aceh Timur. |
ACEH TIMUR | Timutoday.com – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani, S.Pd., M.Ag, secara langsung mengantarkan Irfan, anak korban dugaan kekerasan yang sempat menjadi perhatian publik, ke Dayah Amal Peureulak, Kecamatan Peureulak, Jumat (17/7/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk memastikan Irfan memperoleh perlindungan, pendidikan, serta pendampingan psikologis guna memulihkan trauma yang dialaminya.
Dalam kesempatan itu, Dr. Lismawani menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan hanya memindahkan Irfan ke lingkungan yang lebih aman, tetapi juga memastikan seluruh hak-haknya sebagai anak tetap terpenuhi.
"Kami datang hari ini bukan sekadar mengantar Irfan pindah tempat tinggal. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan Irfan mendapatkan haknya sebagai anak, hak dilindungi, hak belajar, dan hak tumbuh dengan bahagia layaknya anak-anak lain. Tidak ada satu pun anak di Aceh Timur yang boleh dibiarkan menderita sendirian," ujar Dr. Lismawani.
Di Dayah Amal Peureulak, Irfan akan menjalani pendidikan agama dan pendidikan formal, sekaligus mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang. Pengurus dayah juga menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus agar Irfan dapat menjalani proses belajar dan pemulihan dengan baik.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memastikan proses hukum atas dugaan tindak kekerasan yang dialami Irfan tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah juga menyatakan akan terus memberikan perlindungan terhadap Irfan dan keluarganya selama proses tersebut berlangsung.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., yang menempatkan perlindungan anak sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah juga terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan, termasuk dayah, dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Di akhir kegiatan, Dr. Lismawani mengajak masyarakat untuk tidak lagi menyebarluaskan rekaman atau materi yang berkaitan dengan kasus yang dialami Irfan. Sebaliknya, masyarakat diharapkan memberikan dukungan moral dan doa agar Irfan dapat pulih, kembali percaya diri, serta meraih masa depan yang lebih baik.

Posting Komentar