Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji

Dun Belanda temui Bupati Al-Farlaky dan istri.

ACEH TIMUR | TimuToday.com – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyatakan telah memaafkan M. Yunus alias Dun Belanda setelah yang bersangkutan secara langsung menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya atas berbagai tuduhan yang selama ini disebarkan melalui media sosial.

Pertemuan antara keduanya berlangsung pada Sabtu (25/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dun Belanda mengakui bahwa berbagai konten yang dibuatnya selama ini merupakan fitnah yang tidak dapat dibuktikan secara data maupun hukum.

"Ya, Dun Belanda telah bertemu dengan saya sore tadi dan menyampaikan permohonan maaf atas fitnah yang selama ini dilakukan di media sosial," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.

Bupati menjelaskan, keputusan memaafkan Dun Belanda diambil karena yang bersangkutan telah menyadari bahwa informasi yang diterimanya selama ini merupakan fitnah atau hoaks. Selain itu, ia juga mempertimbangkan sisi kemanusiaan, terutama kondisi keluarga Dun Belanda.

"Saya memaafkannya karena ia telah menyadari kesalahannya. Saya juga mempertimbangkan nasib istri dan anak-anaknya yang selama ini jauh darinya. Sebagai sesama manusia, kita diajarkan untuk saling memaafkan," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari perdamaian tersebut, Al-Farlaky mengungkapkan bahwa dirinya telah menandatangani berita acara pencabutan perkara atas nama M. Yunus yang sebelumnya diproses di Polda Aceh.

Sementara itu, Dun Belanda menegaskan bahwa permohonan maaf yang disampaikannya dilakukan secara sukarela tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

Ia mengaku selama ini menyebarkan berbagai tuduhan terhadap Bupati Aceh Timur karena mengaku diarahkan oleh seorang pejabat aktif di Aceh Timur yang menjanjikan sejumlah fasilitas, mulai dari uang, rumah hingga mobil.

"Semua video yang saya buat sebelumnya adalah fitnah yang tidak sanggup saya buktikan baik secara data maupun hukum," ungkap Dun Belanda.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Aceh Timur yang telah membuka pintu maaf sehingga dirinya dapat kembali menjalani kehidupan bersama keluarganya dengan tenang.

Sebelumnya, Dun Belanda melalui sejumlah konten di media sosial menuduh Bupati Aceh Timur melakukan korupsi dana beasiswa, bantuan hidup (jadup) korban banjir, pengadaan sapi meugang bagi korban banjir, hingga melontarkan tuduhan terkait dugaan perzinaan.

Dalam pernyataannya, Dun Belanda mengakui bahwa seluruh tuduhan tersebut merupakan fitnah yang tidak memiliki dasar pembuktian. Ia juga menyebut tuduhan-tuduhan tersebut dibuat saat dirinya berada di Malaysia. (Rls)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji
  • Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji
  • Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji
  • Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji
  • Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji
  • Ini Alasan Bupati Al-Farlaky Maafkan Dun Belanda Mesti Telah Difitnah Secara Keji

Posting Komentar