Direktur Diktis Kemenag Paparkan 9 Prinsip Layanan Profetik di UIN Sultanah Nahrasiyah
![]() |
| Dok. Humas UIN SUNA Lhokseumawe. |
LHOKSEUMAWE | TimuToday.com – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., memaparkan sembilan prinsip manajemen dan layanan profetik yang harus menjadi pedoman dalam pengelolaan perguruan tinggi Islam saat memberikan pembinaan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe pada Jum'at lalu.
Kegiatan bertajuk "Pembinaan Penguatan Kualitas Layanan Akademik dan Kelembagaan Berwawasan Masa Depan" itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika UIN Sultanah Nahrasiyah.
Dalam arahannya, Prof. Sahiron menegaskan bahwa fondasi utama layanan profetik adalah membangun keikhlasan dan meluruskan niat dalam setiap pekerjaan. Menurutnya, seluruh bentuk pelayanan kepada masyarakat harus dipandang sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
"Mari kita memperbaharui niat untuk segala perbuatan dan perilaku kita. Jadikan setiap pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT," ujar Prof. Sahiron.
Selain menekankan aspek spiritual, Direktur Diktis Kemenag juga menguraikan sembilan karakteristik utama manajemen dan layanan profetik yang perlu diterapkan di perguruan tinggi Islam, yakni menjadikan pekerjaan sebagai ibadah, menjunjung tinggi kepatuhan terhadap hukum, memberikan layanan yang mudah dan tidak berbelit, menjalankan fungsi bimbingan, berorientasi pada penyelesaian masalah, menegakkan keadilan tanpa diskriminasi, mengedepankan empati dan simpati, memiliki orientasi masa depan, serta terus melahirkan kreativitas dan inovasi.
Menurutnya, penerapan sembilan prinsip tersebut akan memperkuat tata kelola perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan kelembagaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah menyambut baik arahan yang disampaikan Direktur Diktis. Ia menilai kehadiran pimpinan Kementerian Agama memberikan motivasi dan energi positif bagi kampus yang saat ini terus melakukan akselerasi peningkatan mutu di berbagai bidang.
Rektor juga melaporkan bahwa UIN Sultanah Nahrasiyah tengah mengimplementasikan berbagai program strategis sejalan dengan arahan Menteri Agama, di antaranya penerapan kurikulum berbasis cinta serta penguatan karakter keagamaan melalui program Ma'had untuk meningkatkan kemampuan tahsin mahasiswa.
Selain itu, kampus juga menerapkan kebijakan membaca Al-Qur'an selama 15 menit sebelum dimulainya setiap perkuliahan sebagai bagian dari pembentukan karakter religius sivitas akademika.
Menutup kegiatan tersebut, Rektor berharap pembinaan dari Direktur Diktis Kementerian Agama dapat semakin memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan akademik serta tata kelola kelembagaan yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
Sumber: Humas UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Posting Komentar