Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam

Prof. Dr. Daniel, M.Ag Rektor UIN SUNA Lhokseumawe sedang memberi materi kuliah kepada mahasiswa S3 unit dua. Sabtu (04/07/2026).


TIMUTODAY.COM, LHOKSEUMAWE – Upaya membangun ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi fokus pembahasan Mahasiswa S3 Unit 2 angkatan 2025 di UIN SUNA Lhokseumawe dalam materi kuliah "Islamisasi Ilmu, Ilmuisasi Islam, dan Integrasi Ilmu" yang disampaikan oleh Prof. Dr. Danial, M.Ag. Sabtu (04/07/2026).

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa perkembangan Sains modern telah memberikan banyak kemajuan bagi kehidupan manusia. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai persoalan global, seperti kerusakan lingkungan, ancaman senjata nuklir, krisis moral, persoalan sosial, hingga tantangan di bidang kesehatan.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari dominasi cara pandang sains modern yang cenderung mengedepankan materialisme, rasionalisme, pragmatisme, dan positivisme. Karena itu, diperlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama.

Materi tersebut menguraikan tiga konsep utama, yaitu Islamisasi ilmu, ilmuisasi Islam, dan integrasi ilmu. Islamisasi ilmu bertujuan menyelaraskan ilmu pengetahuan modern dengan prinsip-prinsip ajaran Islam melalui penguasaan ilmu modern, pengkajian khazanah Islam, serta penyusunan kembali disiplin ilmu berdasarkan nilai tauhid.

Sementara itu, ilmuisasi Islam menempatkan Al-Qur'an sebagai paradigma utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini mendorong lahirnya budaya riset, penguatan etika keilmuan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Muslim di berbagai bidang.

Adapun konsep integrasi ilmu menawarkan pendekatan yang menghubungkan ilmu agama dan ilmu umum secara utuh. Melalui model integrasi-interkoneksi, Al-Qur'an, hadis, khazanah keilmuan Islam, dan sains modern dipadukan untuk menghasilkan ilmu yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Materi ini diharapkan dapat memperkuat paradigma akademik di lingkungan perguruan tinggi Islam, sehingga mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi ilmiah, berintegritas, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan ilmu yang terpadu.

JURNALIS: ROMI SYAHPUTRA.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam
  • Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam
  • Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam
  • Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam
  • Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam
  • Islamisasi, Ilmuisasi, dan Integrasi Ilmu Jadi Kunci Pengembangan Sains Berbasis Nilai Islam

Posting Komentar